BLSM Rentan Salah Kamar

Kamis, 13 Juni 2013  00:09

BLSM Rentan Salah Kamar

Masyarakat Indonesia sudah tidak punya pilihan lain lagi, mereka harus menerima dampak kenaikan harga BBM. Dampak kenaikan BBM yang pastinya berkorelasi dengan diikutinya kenaikan harga barang lainnya. Pemerintah kini sudah tidak mau ambil pusing lagi dengan membuat kebijakan yang merakyat yang fenomenal dan kontrofersial. Seperti Percepatan pembangunan transportasi publik yang murah, percepatan pembangunan tenaga listrik yang ramah lingkungan, percepatan produksi mobil listrik massal dan lain-lain. Menurut saya kalau partai yang berkuasa saat ini mengambil kebijakan seperti ini, maka elektabilitas mereka di mata publik akan melesat tajam setajam silet.

Sedangkan menurut beberapa pakar politik menanggapi kenaikan harga BBM ini dengan BLSMnya merupakan suatu blunder pemerintah karena kesan pencitraan untuk memenangkan pemilu 2014 sudah bisa dibaca oleh publik. Kenaikan BBM ini diindikasi ditunggangangi partai politik tertentu, baik itu patai penguasa atau partai lawan. Sedangkan untuk partai lawan momen ini digunakan untuk menyudutkan pemerintah atas kebijakan yang salah.

 Dengan kenaikan BBM, pemerintah sudah menyiapkan subsidi lain sebagai gantinya yaitu BLSM atau BLT era 2013. BLSM ini menurut mereka dirasa tepat untuk membantu masyarakat kurang mampu. Dengan BLSM subsidi yang masuk di BBM dirasa tidak tepat sasaran karena banyak orang kaya yang juga menikmati subsidi tersebut.

WAHYUDI,  MALANG

TERKINI

SELENGKAPNYA

FOKUS

SELENGKAPNYA
E-PAPER