Pertamina Murahkan Harga Pertamax

Senin, 17 Juni 2013  00:35

Pertamina Murahkan Harga Pertamax

SURABAYA (BM) – PT Pertamina menggunakan strategi harga lebih murah dalam menyiasati persaingan penjualan pertamax. Mereka berniat menetapkan harga Rp 50 – Rp 200 lebih murah ketimbang harga yang dipatok kompetitor. Biasanya, kompetitor pertamina menjual pertamax dengan harga Rp 10.600. 

Assistant Customer Relation - External Relation PT Pertamina (Persero) - Marketing Operation Region V Jatim, Rustam Aji mengakui upaya itu untuk merangkul konsumen di antara persaingan antar pelaku usaha perminyakan dan sumber daya energi.

“Yang pasti, kami memberi harga selisih dari lokasi berdekatan dengan SPBU kompetitor dalam satu ruas jalan. Misalnya saja di HR Muhammad. Mayjen Sungkono, Jl A. Yani dan Jl Jemursari. Disitu ada beberapa titik SPBU pesaing,” terang  Rustam Aji, Minggu  (16/6).

Lebih lanjut Rustam menjelaskan, pihaknya harga selisih tersebut hanya berlaku di lokasi SPBU bersaing. Sementara SBPU milik Pertamina  sendiri yang jauh dari lokasi SPBU kompetitor harganya tetap normal. “ Itu hanya berlaku di lokasi SBPU bersaing saja,” singkat Rustam

Rustam mencontohkan, pada SPBU milik Pertamina di Jalan A. Yani, Surabaya, harga Pertamax dibanderol Rp 9.200/liter. Harga ini lebih murah daripada pertamax di SPBU pesaing, seharga Rp 9.250/liter.

“Harga itu bisa berubah sewaktu-waktu. Yang pasti, harga kami bersaing dengan kompetitor. Kalau mereka menurunkan, kami pun bisa berubah harga,” sambung  Rustam.

Jumlah SBPU Pertamina di Surabaya mencapai 42 dan Sidoarjo 21. Sementara SPBU kompetitor saat ini mencapai 7 Surabaya dan Sidoarjo. PT Pertamina Region V Jatim sengaja membedakan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax/Plus/Dex untuk mengantisipasi persaingan pasar BBM. Strategi bisnis ini dilakukan, sebagai upaya mendorong ketersediaan BBM non subsidi kepada konsumen dengan harga yang lebih terjangkau. (top/ibn)

 

 

 

TERKINI

SELENGKAPNYA

FOKUS

SELENGKAPNYA
E-PAPER