Sekda Magetan Shock

Jumat, 19 Juli 2013  00:01

Sekda Magetan Shock
SURABAYA (BM) – Tahanan PNS yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Surabaya di  Medaeng mendapat kejutan tak terduga dari Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jatim. Meski kedatangan itu bertujuan untuk memberi support PNS yang terbelit berbagai kasus hukum itu, tak urung perhatian itu membuat shock.

“Mereka sempat shock, kaget tak menyangka akan kita datangi. Karena memang sebelumnya kita tak memberitahukan kalau mau datang. Kita hanya izin ke lapas ingin menjenguk saudara-saudara kita yang ada di Medaeng,” tutur Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jatim, Hizbul Wathon, ditemui usai kunjungan, Kamis (18/7).

Menurut Hizbul Wathon, dalam pertemuan selama satu jam tersebut para PNS yang sedang diterali besi karena berbagai jenis masalah tersebut tampak sangat terharu. Mereka tak menyangka akan dikungjungi dari teman-teman Korpri Provinsi Jatim. Bagi mereka ini adalah kunjungan yang paling spesial dan tak mungkin terlupakan.

“Banyak PNS yang sedang ‘sekolah’ di Medaeng. Salah satunya Sekda Magetan Abdul Aziz yang turut kita temui. Bagi Pak Aziz ini adalah kunjungan yang sangat spesial dibanding kunjungan-kunjungan sebelumnya, termasuk dari PNS Magetan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan dengan Abdul Aziz tersebut, jelas Hizbul Wathon, badan otonom Korpri Provinsi Jatim LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum), berdiskusi banyak soal masalah yang diterima Abdul Aziz. Setelah diskusi itu, LKBH akan mendalami dan memberikan bantuan apa yang harus dilakukan Abdul Aziz, karena saat ini masih belum inkrah.

“Terkait untuk semua PNS yang kini sedang tersangkut masalah hukum, jika diperkirakan nanti putusannya sangat berat, kami sarankan untuk mengurus pensiun dini. Sebab jika tak pensiun dini, dan putusannya berat sehingga harus dipecat dari PNS, dia tak dapat hak-haknya. Berbeda jika pensiun dini sebelum ada putusan, maka ia akan tetap dapat hak-haknya sebagai PNS, seperti uang pensiunan,” paparnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Hizbul Wathon mengaku mendapatkan kemudahan dari Kalapas Medaeng, Teguh. Rombongan Korpri Provinsi Jatim yang terdiri dari 17 orang dan dipimpin langsung Hizbul Wathon ini mendapatkan ruang khusus di Medaeng, tak dicampur adukkan dengan tamu yang lain.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Karutan Medaeng Pak Teguh atas kemudahannya. Kami tak perlu melewati penjagaan yang ketat karena sebelumnya sudah minta izin, dan tujuan kami sangat jelas. Makanya tak perlu adanya penjagaan ketat,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Korpri Provinsi Jatim juga sempat memberikan bingkisan kepada seluruh PNS yang di Medaeng berupa kurma untuk berbuka puasa. “Setelah dari Medaeng, rencananya pada Senin besok kami akan melakukan kunjungan di Lapas Porong. Sebab disana juga banyak PNS yang sedang ‘sekolah’,” pungkasnya. (mza/epe)

TERKINI

SELENGKAPNYA

FOKUS

SELENGKAPNYA
E-PAPER